Lagi-Lagi Longsor Didaerah Ponorogo

Tiga Rumah Rusak Diterjang Longsor
PONOROGO – Bencana tanah longsor kembali menerjang wilayah Ponorogo. Kali ini di Dusun Kranggan, Desa Jurug, Kecamatan Sooko. Tiga rumah warga rusak tertimbun tanah longsor. Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu, hanya kerugian materiil ditaksir jutaan rupiah. ”Saat hujan deras tiba-tiba tanah di belakang rumah longsor,” terang Misnun, 40, warga setempat kemarin (11/3).
Tiga rumah yang rusak itu milik Misnun, Setat dan Warjo. Longsoran merusakkan dinding bagian bnelakang rumah mereka. Meski hanya dapur, warga mengaku waswas akan adanya longsoran susulan. ”Melihat kondisinya seperti itu, tidak menutup kemungkinan akan terjadi longsor susulan,” kata Misnun.
Hingga kemarin siang, material longsoran belum dibersihkan. Menurut Setat sengaja dibiarkan. Sebab kalau dibersihkan mereka khawatir tanah diatasnya ikut ambrol. Jika itu terjadi, maka rumah mereka akan hancur. ”Serba repot, dibersihkan rawan longsor tidak dibersihkan tanah masuk ke rumah,” keluhnya.
Jika malam hari turun hujan, Setat mengaku seluruh anggota keluarganya tak bisa tidur. Mereka berjaga di belakang rumah mengantisipasi kemungkinan terjadinya longsor susulan. ”Pokoknya kalau hujan jelas tidak bisa tidur dan selalu waswas,” pungkasnya.
Hal tersebut dibenarkan Dasuki, kepala dusun setempat. Menurutnya, letak tiga rumah warga itu memang sangat rawan longsor. Sebab di balik gundukan tanah perbukitan yang curam. Selain itu, tanah di belakang rumah mereka merupakan tanah bercampur padas yang tidak bisa menyerap air. ”Kami sudah melaporkan hal itu ke camat untuk dimintakan bantuan pembuatan talud,” katanya.
Menurut Dasuki, tak hanya rumah ketiga warga itu yang rawan longsor. Jalan menuju Dusun Kranggan juga rawan longsor. Bahkan sudah berulang kali tertimbun longsoran. ”Kalau hujan deras, jalan tertimbun longsoran dan akses jalan tertutup,” jelasnya.
Untuk itu, pihaknya berharap pemkab turun tangan mengatasi persoalan itu. Yakni dengan membangun talud dan saluran air. Sehingga ancaman longsor bisa dicegah.(dhy/sad)
Source : JawaPos Radar Madiun
Related posts:
- Pasien Demam Berdarah Bertambah Banyak di Kab. Magetan
- Lowongan Kerja di Kota Ponorogo di Perusahaan Telekomunikasi
Comments
Leave a Reply




